Pecahkan rekor MURI, Gelar pertandingan ORADO 101 Piala Panglima TNI 2026



Manokwari PB - Kodam XVIII/Kasuari laksanakan Turnamen ORADO (101) Piala Panglima TNI dalam rangka HUT Ke-81 TNI 2026 dan pecahkan rekon MURI. Pembukaan dilaksanakan oleh Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Cristian Kurnianto Tehuteru sekaligus melaksanakan Video Conference (Vicon) yang digelar secara serentak di jajaran TNI, Senin (28/9). Kegiatan untuk wilayah Papua Barat, dipusatkan di Aula Kodim 1801/Manokwari, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari. 


Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Papua Barat yang diwakili Kepala Dinas Pariwisata Jafar Werfete, S.Sos., M.M., Irdam XVIII/Kasuari Brigjen TNI Tri Saktiyono, Kajati Papua Barat I Putu Gede Astawa, S.H., M.H., Kabinda Papua Barat Brigjen TNI Sri Widodo, S.I.P., M.Si., M.Soc.Sc. Para Asisten Kodam XVIII/Kasuari, Dandim 1801/Manokwari Letkol Inf. David Sutrisno Sirait, S.E., Kajari Manokwari Amrizal Tahar, S.H., M.H., Ketua DPRK Manokwari Jhoni Muid, S.T., dan Kabid Pengembangan Pemuda Muhammad Sahur.


Sebelum pertandingan dimulai, 

Pangdam menegaskan kepada 128 tim atau sekitar 276 peserta bahwa turnamen ini bukan sekadar pertandingan, tetapi menjadi wadah mempererat persaudaraan, membangun kebersamaan, serta memperkokoh soliditas dan sinergi TNI dengan masyarakat. 


Pangdam juga berpesan agar panitia dan unsur pengamanan memastikan seluruh rangkaian berjalan tertib, aman dan profesional. Kepada peserta, kemenangan hendaknya bukan menjadi satu-satunya tujuan, karena menjaga kehormatan, sportivitas, persatuan, dan persaudaraan merupakan hal utama dalam menyemarakkan HUT ke-81 TNI. Semangat tersebut sejalan dengan tema, “TNI Kuat Bersama Rakyat,  Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”


(Tim/Red)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Satgas Yonif 2 Marinir Hadir untuk Rakyat, Borong Hasil Tanaman Warga Distrik Aradide Papua Tengah

Rekonsiliasi Bersejarah! Laskar Merah Putih Tutup Babak Konflik Internal

Dari Tanah Datar untuk Indonesia, Shadiq Pasadigoe Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Perlindungan Kekayaan Intelektual